Resensi Buku The Joy of Missing Out Karya Tanya Dalton

  • Whatsapp

Pernah mendengar istilah FOMO? Atau justru kamu mengalaminya? Jika iya, buku The Joy of Missing Out karya Tanya Dalton ini cocok untuk kamu baca. Yuk, simak review singkatnya berikut ini!

 

Seni Menjalani Hidup Tanpa Rasa Panik

Buku ini ditulis oleh seorang pakar strategi dan produktivitas, CEO dari InkWELL Press dengan nama pena “Tanya Dalton”. Publish pertama kali pada tahun 2019 dan diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia pada tahun 2021 dengan judul yang sama, yaitu “The Joy of Missing Out: Seni Menjalani Hidup Tanpa Rasa Panik”. Buku ini mengulas tentang produktivitas dan perasaan panik yang sering kali saling berkaitan. Tanya Dalton dalam tulisannya berusaha untuk menjelaskan kepada pembaca bahwa ‘tertinggal’ bukan berarti ‘bencana’ melalui pengalaman yang ia alami sendiri dan refleksi atas segala sesuatu yang terjadi di sekitarnya. Penulis membagi kisahnya dalam beberapa bagian yang menitikberatkan pada usaha-usaha yang dapat kita lakukan agar menjadi produktif namun tidak menyakiti pikiran sendiri dengan perasaan panik.

 

Prakata: Kerepotan

Pada bagian awal tulisannya, sebelum menuju pada bagian I. Tanya Dalton menjelaskan bahwa kita harus berhenti mendewakan kesibukan. Seseorang yang produktif bukan berarti orang yang senantiasa sibuk. Kesibukan yang terlalu banyak justru membuat kita ‘repot’ dan merasa ‘lelah’ dengan daftar kegiatan yang harus kita kerjakan sebab sebagian besar dari kita akan kebingungan untuk mulai dari mana.

Pada bagian pendahuluan ini Tanya Dalton berusaha mengajak kita untuk menentukan prioritas dan lebih fokus pada satu tujuan yang esensial sebab tidak semua kesibukan yang kita lakukan memiliki signifikasi yang penting dalam hidup kita. Bisa jadi, kita hanya terlalu sibuk mengumpulkan daftar kegiatan tanpa menyadari manfaatnya bagi diri kita sendiri. Singkat kata, Tanya Dalton meminta kita semua untuk merasa cukup dengan apa yang kita lakukan tanpa membuat perbandingan dengan orang lain.

Dunia Kata - Identitas Buku The Joy of Missing Out Karya Tanya Dalton

 

Bagian I: Berusahalah Menemukan

Bagian ini memuat kisah tentang bagaimana penulis menemukan dan menentukan skala prioritas dalam hidupnya untuk mencapai fokus tujuan. Metode ini disebut oleh Tanya Dalton sebagai metode liveWELL yang akan membantu kita untuk lebih produktif tanpa harus merasa panik dan cemas dalam menjalaninya. Mengerjakan semuanya tanpa memiliki perencanaan yang baik dapat membuat kita tersesat dalam sebuah kesibukan yang sia-sia. Oleh sebab itu metode ini dapat membuat kita berhenti untuk berusaha mengerjakan “semuanya”. 

Baca Juga: Resensi Buku Jodoh Karya Fahd Pahdepie

 

Bagian II: Temukan Kejelasan

Bagian ini merupakan langkah lanjutan dari metode liveWELL, yaitu memperjelas pekerjaan atau tugas-tugas yang sesuai dengan target dan skala prioritas kita. Dalam mempertahankan prioritas hidup kita, dijelaskan bahwa kita perlu memikirkan bagaimana cara yang tepat untuk mengendalikan dan mengalokasikan tiga sumber kehidupan kita, yaitu waktu, energi, dan fokus.

Pengaturan semacam ini dikatakan oleh penulis dapat membantu kita memaksimalkan potensi diri hanya pada hal-hal krusial dalam kehidupan sehari-hari; sesuatu yang benar-benar berguna bagi produktivitas kita dan membuat kita tidak ‘lelah’ dengan kegiatan tidak penting lainnya.

 

Bagian III: Ciptakan Keringkasan

Produktivitas adalah tentang bagaimana kita memaksimalkan waktu, energi dan fokus kita untuk mencapai prioritas. Artinya, bagian ketiga dari metode liveWELL adalah menciptakan kebiasaan sehat yang membuat kita berfokus pada tujuan-tujuan penting yang hendak kita capai dan mulai mengabaikan yang tidak penting.

Cara ini dapat dilakukan dengan memangkas pikiran-pikiran tidak penting dalam kepala kita dan mulai fokus pada tujuan yang hendak kita lakukan pada hari ini, minggu ini, bulan ini, dan tahun ini. Mengatur dan menyusun agenda yang akan membuat kita mencapai prioritas akan lebih membantu kita untuk lebih produktif daripada mengerjakan segala sesuatu secara bersamaan.

 

Bagian IV: Mencapai Harmoni

Bagian ini adalah titik akhir dari metode liveWELL, yaitu mencapai keselarasan atau keseimbangan dalam hidup. Tahap akhir ini menjelaskan betapa pentingnya “jeda” untuk mencapai sebuah harmoni dan harmoni adalah sesuatu yang kita ciptakan sendiri. Setiap orang memiliki versi yang berbeda, itulah mengapa kita tidak perlu membandingkan kecepatan kita dengan kecepatan orang lain.

Harmoni menurut Dalton adalah sebuah ruang untuk diri sendiri, tahu kapan harus bekerja; mengecek surel, tahu kapan harus istirahat; waktu untuk tidur atau bahkan minum segelas teh atau kopi, dan meluangkan waktu untuk melakukan hobi. Harmoni ini dapat dimiliki jika kita sudah bisa menentukan mana yang penting dan tidak penting sesuai dengan prioritas utama kita. Berbeda jika kita masih berkutat dengan berbagai kesibukan, maka kita tidak akan punya waktu untuk diri sendiri.

Baca Juga: Resensi Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Karya Mark Manson

 

Keunggulan Buku

Buku ini ditulis dengan tujuan membantu banyak orang untuk menemukan prioritas dan tujuan di tengah kesibukan tanpa jeda, sekaligus memberikan definisi ulang mengenai apa itu produktivitas. Tulisan ini berisi refleksi kehidupan manusia yang begitu sibuk dan cenderung melelahkan menjadi sesuatu yang dapat kita kendalikan. Selain itu, poin terpenting lainnya adalah kita perlu untuk bersantai dan memberikan jeda untuk diri sendiri, membuat kita memahami bahwa produktivitas yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa mengelola waktu, energi, dan fokus kita dengan baik.

 

Kekurangan Buku

Bahasa yang digunakan dalam buku ini cenderung baku dan sedikit sulit untuk dipahami karena merupakan terjemahan dari bahasa inggris. Sebagai seorang pembaca, kita mungkin akan membutuhkan konsentrasi yang lebih untuk memahami tulisan ini.

 

Tentang Peresensi:

Faridatur Riskiyah yang akrab disapa Friski adalah seorang perempuan kelahiran 15 Februari 1999 yang saat ini sedang menempuh studi magister Kajian Wanita di Universitas Brawijaya. Manusia ini dapat dihubungi pada akun Instagram miliknya dengan id : f._riski.

Ruangguru membuka kesempatan untuk kamu yang suka menulis cerpen dan resensi buku untuk diterbitkan di ruangbaca, lho! Setiap minggunya, akan ada karya cerpen dan resensi buku yang dipublikasikan. Kamu bisa baca karya resensi buku menarik lainnya di sini, ya. Yuk, kirimkan karyamu juga! Simak syarat dan ketentuannya di artikel ini. Kami tunggu ya~