Polri Bidik Tersangka Baru Tragedi Kanjuruhan, Bakal Dijerat Pasal Sama dengan 6 Tersangka Sebelumnya

  • Whatsapp

cocotekno.com – Penyelidikan kasus tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dan 500 lebih suporter lainnya terluka masih terus bergulir.

Terbaru, penyidik Polri menyatakan akan ada kemungkinan tersangka baru dalam kasus yang menyita perhatian global tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ada (potensi tersangka baru),” ujar Kadiv Humas Polri , Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 29 Oktober 2022.

Sayangnya, identitas tersangka baru itu belum bisa diungkap Irjen Dedi ke publik sekarang. Tapi, dia memberikan bocoran pasal yang akan disangkakan kepada tersangka baru.

Tersangka tersebut, kata Dedi nantinya akan dijerat dengan Pasal 359 dan 360 KUHP dan juga Pasal 52 dan 103 UU Nomor 11 Tahun 2022.

“(Masih) nunggu petunjuk jaksa dulu. (Jumlah tersangka ) nanti dulu. Sama (sangkaan pasal), dikenakan juga selain 359 dan atau 360, dan 103 UU Nomor 11 Tahun 2022,” tuturnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Sebagaimana diketahui, pasal-pasal tersebut merupakan jeratan UU yang disangkakan kepada enam tersangka yang telah diumumkan Kapolri sebelumnya.

Di antaranya Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris, dan Security Officer Steward Suko Sutrisno dari unsur sipil dengan jeratan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 dan/atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Kemudian, Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, dan Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jatim AKP Hasdarman dari unsur kepolisian dengan jeratan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Saat ini, keenam tersangka itu telah dijebloskan ke Rutan Polda Jatim pada Senin 24 Oktober 2022 setelah menjalani pemeriksaan tambahan.

Sementara itu, akibat kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut telah menewaskan 135 orang, 656 orang mengalami luka ringan, dan 26 orang luka berat.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait