PERHATIKAN BIAYA-BIAYA TAMBAHAN DI APLIKASI INDODANA AGAR ANDA TAK SALAH LANGKAH

 

Dalam ajukan pinjaman, yang perlu kita lihat bukan hanya masalah besaran bunga, tenor angsuran, dan besarnya uang yang kita pinjam saja. Ongkos ongkos tambahan seperti ongkos service, atau ongkos provisi, ongkos ekstensi pinjaman, dan ongkos kertelambatan pembayaran juga harus kita lihat. Pasalnya dana-dana tersebut yang kerap kali menangkap kita saat lakukan pinjaman. Sering beberapa biaya tambahan itu  lebih besar dari bunga pinjaman yang kita punyai. Apabila sudah semacam ini, sering malah akan memunculkan permasalahan keuangan yang lebih panjang karena sering tak pernah kita pertimbangkan.

Aplikasi pinjaman Indodana sebagai salah satunya startup digital yang beroperasi di sektor keuangan (financial technology) dan tawarkan pinjaman dana juga kenakan beberapa ongkos pada nasabah yang ajukan pinjaman.

Supaya tidak salah cara, berikut ialah dana yang perlu kita lihat saat ajukan pinjaman di aplikasi Indodana:

Ongkos Service

Ongkos service berlainan dengan ongkos provisi yang umumnya diterapkan oleh bank konservatif. Karena mekanisme yang di lakukan oleh aplikasi Indodana berbasiskan aplikasi dan tidak membutuhkan pemasaran untuk proses pengajuan, lumrah jika aplikasi pengajuan pinjaman rerata tidak kenakan ongkos provisi. Hal itu yang sudah dilakukan oleh Indodana. Akan tetapi, aplikasi Indodana masih tetap berlakukan ongkos service dan ditanggung pada tiap nasabahnya. Ongkos service ini berlainan dengan ongkos povisi sama seperti yang sudah disentil pada awal ulasan.

Ongkos provisi umumnya memakai prosentase tertentu pada nasabah dengan arah untuk memberinya komisi untuk pemasaran di bank konservatif. Berlainan dengan ongkos service yang umumnya sudah ditetapkan tanpa berbentuk prosentase yang diambil dari keseluruhan besaran pinjaman. Ongkos service ini ialah ongkos yang terkait dengan administrasi pinjaman, dan umumnya banyaknya bervariatif di antara satu instansi keuangan dengan lainnya. Ongkos service di aplikasi Indodana sendiri ialah ongkos yang ditanggung pada tiap nasabah sebagai ongkos risiko dan ongkos operasional. Satu diantara keunggulan dari aplikasi Indodana ialah tawarkan ongkos service yang rendah, bahkan juga Indodana tawarkan ongkos service yang makin rendah bila nasabah bayar pinjaman saat sebelum tanggal jatuh termin.

Lumayan menarik kan?

Ongkos Ekstensi Pinjaman

Ongkos seterusnya yang umumnya ditanggung pada nasabah ialah ongkos ekstensi pinjaman. Ongkos ekstensi pinjaman ini secara nalar akan menyebabkan denda atau penalti yang umumnya digerakkan oleh faksi bank konservatif. Ongkos ekstensi pinjaman di aplikasi Indodana berlaku bila sampai jam 23.00 di tanggal jatuh termin, kita tidak selekasnya melakukan pembayaran. Besarannya akan ditanggung pada bill yang perlu Anda bayar. Oleh karena itu selalu lihat tanggal jatuh termin pinjaman bila tidak ingin dikenai ongkos ekstensi pinjaman.

Tidak cuma masalah menghindar penalti atau ongkos ekstensi pinjaman saja, lebih dari hal itu untuk Financial Technology yang berada di Indonesia sekarang ini rupanya sudah ditata oleh Kewenangan Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan laporan semua bentu credit macet. Sekalinya kita cuman terlambat bayar, tetapi record ketertinggalan itu tetap masuk ke catatan Financial Technology alias Financial technology berkaitan, begitu juga dengan Indodana. Implementasi jeleknya, kualitas credit seorang nasabah sangat terang akan punya pengaruh pada pengajuan pinjaman di periode mendatang. Bisa saja saat kita akan ajukan pinjaman, aplikasi kita malah ditampik karena kita mempunyai catatan hitam sepanjang lakukan pinjaman.

Ongkos Ketertinggalan

Biasanya tiap kreditur mempunyai ketentuan tertentu berkaitan pembayaran angsuran yang menunggak. Ketentuan berkenaan tunggakan angsuran tidak cuman diterapkan oleh bank bank konservatif yang sekarang ini telah ada banyak, kenyataannya mekanisme Financial Technology juga mempunyai mekanisme sama. Tiap nasabah yang mempunyai pinjaman dari Financial technology akan dikenai denda atau penalti beberapa tertentu. Indodana sebagai salah satunya substansi usaha keuangan dengan mekanisme Financial Technology mengaplikasikan mekanisme yang serupa.

indodana2

Tidak cuman membebankan ongkos ekstensi periode pinjaman pada nasabah yang terlambat bayar pinjaman, faksi Indodana akan membebankan ongkos ketertinggalan pinjaman pada nasabah yang terlambat bayar bill. Mekanismenya juga sama dengan ongkos ekstensi pinjaman di mana mekanisme pada aplikasi Indodana akan kenakan ongkos ketertinggalan bila faksi nasabah belum bayar sampai jam 23.00 di tanggal jatuh termin. Ongkos itu juga secara automatis akan di bebankan pada nasabah dengan dipertambah dalam jumlah bill yang perlu dibayar.

Ke-2  tipe ongkos tambahan itu bertambah bila kita tidak selekasnya membayar, dan tentu saja kualitas credit yang kita punyai akan terpengharuh karena mempunyai catatan hitam berkaitan credit yang kita mengambil. Dapat dipikirkan bukan, keakuratan dalam bayar bill di Financial Technology (Financial technology) benar-benar diakui. Ini buat memberikan dukungan kelangsungan Financial technology tersebut supaya terhindar dari persoalan credit macet.

Oleh karena itu selalu bayar bill on time, dan yakinkan semua bill kita terbayarkan dengan lunas.

Begitu artikel ini kali. Ingat, berkaitan beberapa biaya tambahan itu selalu harus kita pikirkan saat sebelum ajukan pinjaman lewat apa saja platformnya, dimulai dari bank konservatif, pinjaman lewat online sampai pinjaman pada lembaga-lembaga keuangan. Tidak cuman masalah uang yang ditanggung pada kita sebagai nasabah, tetapi lebih dari hal itu akan memengaruhi catatan credit yang sempat kita mengambil. Ditambah sekarang ini OJK sudah turut peran dalam mengatur keuangan instansi perbankan Financial Technology.

 

Pos terkait