Pariwisata Terus Pulih, Tingkat Okupansi Hotel Terus Meningkat

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

cocotekno.com – Meski sudah bukan masa liburan, namun okupansi di hotel ternyata terus meningkat. Setiap bulannya okupansi hotel terus mengalami tren positif.

Saat pandemi, perhotelan jadi salah satu industri yang terdampak dengan hebat. Mulai dari diberlakukannya pembatasan kapasitas hingga beberapa harus tutup karena tak ada lagi yang berani atau bisa keluar rumah.

Tahun 2022 menjadi tahun pemulihan semua sektor, termasuk perhotelan. Hal ini dirasakan salah satunya oleh hotel Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada. Mereka ungkap bahwa di tahun ini semua perlahan-lahan kembali pulih.

“Kalau misalnya kita melihat semenjak pandemi itu low banget, tapi sekarang kita mulai ramping up kembali. Semua sudah mulai berangsur pulih kembali,” kata Public Relation & Marketing Communication Manager Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada Ria Ayu Ningtyas kepada detikTravel.

Okupansi hotel modern nan mewah di Jakarta Barat ini mulai meningkat kembali. Mengingat letaknya di pusat perdagangan dan dekat dengan kawasan perkantoran, hotel ini kerap diisi oleh para pebisnis.

“Kalau kita lihat secara dua bulan ke belakang rata-rata okupansi hotel per bulannya bisa mencapai 50 persen, tapi itu lebih banyak diisi oleh rata-rata bisnis ya,” kata Ayu.

Meski tingkat okupansi dari keluarga yang berwisata atau traveler belum sebanyak tamu dari kalangan bisnis. Namun suites satu-satunya dari Holiday Inn ini terus alami kenaikan stabil, baik dari sisi tamu wisata maupun secara umum.

“Kalau untuk transient market sendiri itu masih ramping up, during the weekend juga masih, belum terlalu banyak, tapi perlahan setiap minggunya akan selalu naik. Rata-rata ada kenaikan mungkin sekitar 10-15 persen setiap bulannya,” dia menambahkan.

Sebelumnya Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada digunakan sebagai lokasi karantina para pegawai perusahaan minyak dan gas. Hotel ini baru dibuka kembali untuk umum pada bulan April 2022.

Berdasarkan catatannya, sejak dibuka kembali okupansi hotel tertinggi ada di bulan Oktober. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan stabil setiap bulannya seiring pulihnya kondisi pariwisata dunia.

“Saat ini karena setiap bulan mengalami kenaikan, jadi di bulan Oktober ini termasuk lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Apalagi hotel kami baru kembali dibuka untuk umum pada periode bulan April. Jadi selama dari bulan April hingga bulan Oktober, okupansi tertinggi itu masih di bulan Oktober,” kata dia.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website trave.detik.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait