Paracetamol Dikhawatirkan Jadi Penyebab Gagal Ginjal Misterius, IDAI Larang Penggunaannya

  • Whatsapp

cocotekno.com – Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI ) melarang penggunaan paracetamol untuk meredakan demam pada anak-anak.

Selama ini, paracetamol sirup maupun drop menjadi langkah pertama bagi para orangtua untuk meredakan demam anak.

Bacaan Lainnya

Namun, IDAI kemudian melarang penggunaannya menyusul kabar ditemukannya sejumlah anak di Indonesia yang mengalami gagal ginjal misterius, meskipun belum diketahui penyebab pasti pasti dari penyakit tersebut.

Selain itu, ditemukannya kandungan dietilen glikol dan etilen glikol dalam paracetamol yang beredar di Gambia, Afrika juga menjadi salah satu pertimbangan IDAI untuk melarang penggunaan obat penurun panas itu.

“Untuk kewaspadaan dini, kita hindari dulu obat sirup sambil diawasi ada tidaknya obat itu di Indonesia,” kata Ketua Pengurus Pusat IDAI , Piprim Basarah Yanuarso.

Dinilai Piprim Basarah Yanuarso, pada saat ini telah banyak obat yang beredar di pasaran jenis antibiotik, termasuk yang mengandung paracetamol .

Bahkan, obat tersebut gampang didapatkan dan untuk jenis sirup biasanya ada kandungan lain selain paracetamol .

“Masalah yang dihadapi sekarang adalah obat sirup paracetamol atau obat batuk lainnya yang ada campuran dietilen glikol dan etilen glikol,” ujar Piprim Basarah Yanuarso.

Mengamati fenomena di Gambia ketika banyak anak-anak yang menderita gagal ginjal akut, IDAI pun memberikan rekomendasi ke Kemenkes.

” IDAI merekomendasikan ke Kemenkes agar hindari dulu konsumsi obat tersebut,” ucap Piprim dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait