Hati-hati Tarik Duit, Ini Tanda ATM Dipasang Alat Skimming

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

cocotekno.com – Salah satu modus kejahatan perbankan adalah pembobolan rekening lewat ATM yang banyak memakan korban. Para penjahat biasanya memasang alat skimming di mesin ATM untuk menggocek para pengguna mesin tersebut.

Pakar keamanan siber sekaligus pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, menjelaskan ada beberapa mesin ATM yang berisiko sudah dieksploitasi orang jahat.

Teguh menjelaskan bahwa mesin ATM tersebut ditempeli perangkat yang bisa merekam data kartu milik nasabah. Alat ini biasanya ada di bagian mulut tempat Anda memasukkan kartu.

Di bagian atas penutup tombol ATM, diletakkan kamera untuk meng-capture PIN ATM milik nasabah.

“Biasakan setiap mau transaksi di ATM manapun, raba di bagian atas langit-langit penutup tombol sebelum masukin PIN ATM,” kata Teguh dalam cuitannya di Twitter, dikutip Jumat (21/10/2022).

Adapun, mesin ATM yang ada di lokasi sepi, biasanya menjadi sasaran empuk para penjahat, seperti misalnya di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Jadi, ketika melakukan transaksi menggunakan kartu di tempat-tempat tersebut, sebaiknya hati-hati,” ujarnya mengingatkan.

Untuk itu, ia lebih menyarankan transaksi yang cardless alias tanpa menggunakan kartu. Selain itu juga, pisahkan rekening utama dan rekening yang digunakan untuk transaksi.

Ia menyebut bahwa korban skimming bisa datang dari nasabah bank mana saja.

Sebagai informasi, skimming adalah tindakan kejahatan pencurian data pengguna ATM untuk membobol rekening. Untuk melancarkan aksi ini, pelaku kejahatan menggunakan alat khusus bernama scammer yang bentuknya mirip dengan mulut slot kartu ATM.

Begitu kartu dimasukkan ke dalam scammer, maka mesin itu akan secara otomatis merekam informasi dari kartu korban.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait