Ferdy Sambo Beri Amplop Uang Bernilai Fantastis ke Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf: tapi Diambil Lagi

  • Whatsapp

cocotekno.comPIKIRAN RAKYAT – Tersangka pembunuhan Brigadir J , Ferdy Sambo diketahui memberikan amplop berisi uang kepada 3 orang yang telah membantunya melakukan eksekusi.

Amplop berwarna putih dengan isi fantastis itu diberikan sebagai ‘hadiah’ untuk Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf.

Bacaan Lainnya

“Pada tanggal 10 Juli 2022, saat terdakwa Ferdy Sambo berada di ruang kerja rumah di jalan Saguling 3 nomor 29 dengan menggunakan handie Talkie (HT) memanggil saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf untuk naik ke lantai 2,” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kemudian secara bersamaan saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf naik lantai 2 untuk menemui terdakwa Ferdy Sambo yang saat itu sedang bersama saksi Putri Candrawathi,” ujarnya menambahkan.

Pada saat itulah, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf diberikan ‘hadiah’ karena telah membantu Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir J .

“Saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf pun duduk di hadapan terdakwa Ferdy Sambo dan saksi Putri Candrawathi, kemudian terdakwa Ferdy Sambo memberikan amplop warna putih yang berisikan mata uang asing bentuk dolar kepada saksi Ricky Rizal dan saksi Kuat Ma’ruf dengan nilai masing-masing setara dengan Rp500 juta Rupiah,” kata JPU.

“Sedangkan saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan nilai setara dengan Rp1 miliar,” ucapnya menambahkan.

Akan tetapi, amplop tersebut diambil kembali oleh Ferdy Sambo , karena merasa kondisi saat itu belum aman.

“Dan Amplop yang berisikan uang tersebut diambil kembali oleh terdakwa Ferdy Sambo dengan janji akan diserahkan pada bulan Agustus 2022, apabila kondisi sudah aman,” ujar JPU.

Tidak hanya amplop berisi uang, Ferdy Sambo juga memberikan handphone kepada ketiga orang yang telah membantunya tersebut.

“Terdakwa Ferdy Sambo memberikan handphone merek iPhone 13 Pro Max sebagai hadiah untuk mengganti handphone lama yang telah dirusak atau dihilangkan, agar jejak komunikasi peristiwa merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat tidak terdeteksi,” kata JPU.

“Kemudian saat itu saksi Putri Candrawathi selaku istri terdakwa mengucapkan terima kasih kepada saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf,” ucapnya menambahkan.

Ketiga tersangka pembunuhan Brigadir J itu pun tidak menolak pemberian Ferdy Sambo , meski sepenuhnya sadar akan apa yang telah mereka perbuat.

“Saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf menyadari sepenuhnya dan tidak sedikitpun menolak pemberian handphone merek iPhone 13 Pro Max dan uang yang dijanjikan oleh terdakwa Ferdy Sambo bersama saksi Putri Candrawathi tersebut yang merupakan tanda terima kasih atau hadiah karena saksi Ricky Rizal, saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu, dan saksi Kuat Ma’ruf telah turut terlibat merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat,” tutur JPU.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait