Co-Founder Paxel Kisahkan Awal Munculnya Startup Ekspedisi

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

cocotekno.comJakarta, CNBC Indonesia– Co-FounderPaxel, Johari Zein membeberkan perihal pertumbuhan industri jasa ekspedisi di Indonesia.

Dia mengungkapkan bahwa, delivery expressdi Indonesia mulai terdengar pada tahun 1970-an. Di mana pada zaman itu, mengirimkan paket masih harus melalui Pos Indonesia.

Adanya peluang tersebut dia kemudian mendirikan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang melayani pengiriman paket hingga ke luar negeri. Dia menyebut bahwa jasa ekspedisi memiliki market yang besar.

“Saya membuka pengiriman paket ke luar negeri dari Indonesia. Itu lumayan luas, marketnya besar. Jadi bersainglah kita. Itu membuat kami mampu bersaing,” ungkap dia dalam acara Gala Dinner Tech Conference 2022 yang diselenggarakan CNBC Indonesia, Rabu (19/10/2022).

Namun, dalam perjalanannya JNE terpaksa harus banting setir dari melayani business to business (B2B) menjadi customer to customer (C2C).

“Tapi perjalanan juga ada cobaannya. Tahun 1998 ada krisis ekonomi. Bisnis yang kita jalankan lebih dikenal itu menjadi sulit dan membuat kita harus banting setir. Kita mengubah bisnis, salah satu caranya membuka agen. JNE sekarang sudah memiliki counter agent di Indonesia. Rupanya itu gebrakan strategis yang ketika kita berubah C2C, kemudian kita membuka jaringan,” lanjut Johari.

Namun rupanya pada 2017 lalu, diketahui Johari melepaskan diri dari JNE dan memutuskan untuk ikut serta mendirikan Paxel pada 2017. Menurut dia, alasan mendirikan Paxel adalah karena dalam sejumlah hal beberapa bisnis logistik masih dilakukan secara manual sehingga seringkali terjadi kesalahan serta biayanya tinggi.

Dari hal itu, dia pun berdiskusi untuk mencari solusi, salah satunya melalui teknologi. Menurut dia, melalui aplikasi, pengirim dan penerima bisa mendapatkan informasi status barang dan sebagainya.

Sebagai informasi, pada Juni lalu, Paxel berhasil meraih pendanaan serie C sebesar US$23 juta atau setara dengan Rp345 miliar. Pendanaan putaran keempat ini mendapatkan dukungan dari PT Astra Digital Internasional (ADI) yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk (Astra), Central Capital Ventura (CCV) BCA, MDI Ventures (Telkom), SIG, Endeavour Catalyst, FJ Labs, serta PT Amsaka Investama Sejahtera.

Dengan pendanaan tersebut, Paxel akan memperbesar jangkauan area operasional keluar pulau Jawa serta memperkuat last mile cold chain dan fulfilment cold chain untuk melayani Business to Consumer (B2C) dan B2B.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website cnbcindonesia.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait