Bukit Kerang dan Rumah Melayu di Kepulauan Riau Menjadi Cagar Budaya

  • Whatsapp

cocotekno.com – us Bukit Kerang dan Rumah Melayu yang ada di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi.

“Situs https://cocotekno.com Bukit Kerang memiliki jejak sejarah yang panjang, begitu pula Rumah Melayu yang usianya lebih seabad, pasti menarik perhatian wisatawan domestik maupun internasional,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, dikutip dari Antara, Rabu (19/10/2022).

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Bukit Kerang berada di kawasan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang. Tepatnya di area perkebunan kelapa sawit milik PT Tirta Madu.

Sesuai namanya, Bukit Kerang berupa bukit yang terbentuk dari tumpukan sisa cangkang atau kulit moluska yang hidup di air payau dan muara yang berlumpur. Masyarakat pesisir telah mengonsumsinya hingga saat ini.

Sejumlah artefak ditemukan di sekitar https://cocotekno.com tersebut, antara lain alat dari cangkan kerang, batu pukul, dan kapak genggam. Ada pula serpihan tengkorak.

Sementara itu, Rumah Melayu juga dikenal sebagai Rumah Tua. Lokasinya berjarak kira-kira 100 meter dari Pos AL di Desa Berakit. Rumah ini masih dihuni oleh seorang nelayan bernama Ali Wardana.

Pada tahun 1908, rumah tersebut dibangun oleh Haji Jalil yang sekaligus merupakan buyut Ali Wardana. Selanjutnya pada tahun 1911, rumah berbentuk limas tersebut mulai dihuni.

Adapun rumah dengan fondasi dari kayu kapur dan merbau ini diwariskan ke sepupu Ali Wardana, Hanawati.

“Warisan diberikan kepada anak perempuan bukan karena adat, melainkan anak perempuan lebih dekat dengan ayah dan ibunya, sedangkan anak laki-laki lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja,” terang Ali.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait