Begini Jurus Imigrasi agar Turis Tajir Nyaman Melipir ke Bali

  • Whatsapp

Bacaan Lainnya

cocotekno.com – Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana menyambut langsung wisatawan kapal pesiar MV. National Geographic Orion bersandar di Benoa Cruise Terminal (BCT) Bali pagi ini. Sebab Imigrasi mulai membuka layanan Immigration on Shipping untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

“Ini adalah cruise pertama yang bersandar di Bali sejak pandemi,” kata Widodo Ekatjahjana kepada wartawan, Kamis (27/10/2022).

Widodo yang memakai baju adat Bali itu menyambut langsung dan berbincang dengan 50-an wisatawan tersebut. Mereka umumnya pasangan matang yang ingin mengulang masa indah mudanya.

“Saya tanya dari mereka dalam rangka apa ke Bali. Mereka umumnya menjawab ingin honey moon lagi bersama istri/suaminya,” kata Widodo.

MV National Geographic Orion berlabuh di Tanjung Benoa dari Bahamas yang membawa 53 orang penumpang dan 66 orang kru. Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Sumbawa dan akan melanjutkan perjalanan ke Singapura.

“Mereka membayar paket wisata itu USD 18 ribu sampai USD 200 ribu. Ini kalau dirupiahkan Rp 300 jutaan per orang,” ujar Widodo.

Wisatawan tajir itu akan bersandar di Bali dan diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Bali. Diharapkan dengan adanya visa on arrival, kualitas turis yang datang ke Indonesia semakin berkualitas, bukan turis backpacker. Oleh sebab itu, Imigrasi melakukan berbagai layanan keimigrasian salah satunya Immigration on Shipping.

“Kami terjunkan petugas memberikan layanan Immigration on Shipping di atas kapal. Jadi mereka sudah apply paspor dari kapal,” tutur Widodo.

Seturunnya dari kapal, mereka akan membayar Visa On Arrical (VoA) di konter bank. Ke depan, pembayaran visa akan dilakukan lewat e-Visa setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengesahkan aturannya.

“Jadi, kami berharap wisatawan itu sambil tiduran di cruise atau di restoran bisa bayar visa secara online. Pemeriksaan paspor dilakukan oleh Immigration on Shipping. Lalu turun tinggal jalan-jalan wisata. Kami mengharapkan dukungan semua pihak agar ini segera terlaksana,” Widodo berharap.

Saat ini penerimaan VoA kini menjadi andalan Imigrasi menyetor Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke negara. Dari Januari-Oktober 2022, dari VoA Imigrasi menyetor Rp 1,2 triliun. Adapun, total PNBP 10 bulan ini mencapai Rp 3 triliun.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website trave.detik.com. Situs https://cocotekno.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), https://cocotekno.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Pos terkait