Aplikasi Modalku Yaitu Aplikasi Pimjaman Online

Modalku ialah perusahaan rintisan (startup) tehnologi keuangan yang beroperasi di sektor peer-to-peer lending dan berbasiskan di DKI Jakarta, Indonesia.[1] Modalku sebagai basis online terbesar[2] di Indonesia yang menyambungkan Usaha Micro, Kecil, dan Menengah (UMKM) “pantas tetapi belum pantas credit” yang memerlukan pinjaman modal usaha dengan pemberi pinjaman yang cari alternative investasi dapat dijangkau dan menarik.[3]

Riwayat

2015-2016: Awalnya Mula Modalku dan Permodalan Seri A
Saat sebelum membangun Modalku, Reynold Wijaya bersama Kelvin Teo membangun Funding Societies di Singapura di tahun 2015[4], saat mereka berdua masih dengan status siswa di Harvard Business School.[5] Sama dengan Modalku, Funding Societies menjalankan basis online di mana Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa menggalang dana dari pemberi pinjaman yang cari alternative investasi.[6]

Sebagai usaha bawa mode usaha P2P lending ke Indonesia, Modalku dibangun di bulan Januari 2016 oleh Reynold Wijaya, Kelvin Teo, dan Iwan Kurniawan. Modalku, bersama dengan perusahaan konselor management Oliver Wyman, melangsungkan Indonesia Financial technology Konferensi di bulan April 2016[7] untuk menggerakkan pembangunan peraturan untuk dunia tehnologi keuangan di Indonesia.[8] Sepanjang tahun 2016, Modalku layani wilayah Jabodetabek di Indonesia.

Masuk Agustus 2016, Modalku memperoleh permodalan seri A sejumlah Rp 100 miliar lewat perusahaan induk mereka, Funding Societies.[9] Permodalan ini sebagai jumlah paling besar yang sempat digabungkan oleh basis P2P lending dari Asia Tenggara.[10] Permodalan ini dipegang oleh Sequoia India dengan keterlibatan dari pakar-pakar Kampus Harvard dan investor sebelumnya Alpha JWC Ventures.[11]

2017: Pengembangan dan Pengembangan Digital
Masuk tahun ke-2  bekerja, Modalku mengatakan loyalitas untuk ikut “membuat perekonomian Indonesia yang semakin kuat dengan memberikan dukungan perubahan UKM lokal yang mempunyai potensi”.[12] Di tahun 2017, Modalku meluaskan capaiannya di Indonesia dengan lakukan pengembangan ke kota Bandung[13] dan ke kota Surabaya[14]. Pengembangan ini dilaksanakan supaya Modalku bisa memberikan dukungan UMKM yang mempunyai potensi di luar daerah Jabodetabek lewat pinjaman modal usaha. Peluasan capaian ini diperlengkapi dengan kantor perwakilan sah dan team lokal di masing-masing kota.[15]

Modalku bersama perusahaan induknya Funding Societies lakukan pengembangan internasional ke negara Malaysia di bulan Februari 2017.[16]

Selainnya lakukan pengembangan, Modalku isi 2017 dengan mengeluarkan aplikasi mobile.[17][18] Dengan aplikasi Modalku, pemberi pinjaman bisa mendaftarkan lewat cara online secara cepat lewat handphone. Aplikasi mempunyai feature Permodalan Terkonsep di mana pemberi pinjaman bisa lewat cara automatis memodali pinjaman UMKM sama sesuai opsi yang ditata di aplikasi. Saat itu, untuk peminjam Modalku dapat mendaftarkan lewat web www.modalku.co.id.[19]

Di bulan Juni 2017, Modalku sah tercatat dan dipantau oleh Kewenangan Jasa Keuangan (OJK)[20] dan tergabung jadi anggota International Association of Kredit Portfolio Managers (IACPM), komunitas internasional di mana institusi-institusi keuangan berunding mengenai praktek terbaik management resiko credit.[21]

2018: Perkembangan dan Permodalan Seri B
Di bulan Januari 2018, Modalku bersama dengan Funding Societies di Singapura dan Malaysia sukses tembus volume pinjaman modal usaha sejumlah Rp 1 triliun di Asia Tenggara.[22] Indonesia jadi pasar paling besar Modalku dengan lebih dari 50% keseluruhan pinjaman.[23]

Di bulan April 2018, Modalku dan Funding Societies sukses raih Permodalan Seri B sebesar USD 25 juta atau nyaris Rp 350 miliar[24]. Permodalan paling besar dipegang oleh SoftBank Ventures Korea, dan keterlibatan dari investor-investor sebelumnya Sequoia India, Alpha JWC dari Indonesia, dan Golden Gate Ventures, dengan investasi dari Line Ventures, Qualgro, dan Mahanusa Capital.[25] Permodalan ini akan dipakai Modalku untuk mewujudkan misi mereka, yaitu ikut membuat inklusi keuangan di Asia Tenggara.[26] Ini ialah Permodalan Seri B paling besar yang sempat dicapai satu basis P2P lending di Asia Tenggara.[27]

Pada bulan Agustus 2018, Modalku dipilih oleh pemerintahan Indonesia menjadi satu diantara partner distribusi surat hutang negara seri SBR004[28] dan umumkan pengangkatan sah ekonom dan bekas Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri sebagai penasihat.[29] Di tahun ini, Modalku jadi basis P2P lending pertama di Indonesia yang bersertifikasi ISO 27001, standard mekanisme keamanan info internasional yang sudah dilakukan untuk keamanan data dan privacy pemakai[30] dan dipilih jadi simpatisan The Next Indonesian Unicorns (NextICorn).[31] Di bulan November 2018, Modalku kembali dipercayai Kementerian Keuangan jadi partner distribusi surat bernilai negara, ini kali untuk Sukuk Tabungan seri ST-002.[32]

Data Modalku memperlihatkan jika pada awal Juni 2018, nyaris 70% dari pemberi pinjaman aktif berawal dari angkatan milenial.

2019: Ulangi Tahun Ke-3 
Sepanjang bekerja lebih dari tiga tahun di Indonesia, Modalku sukses menjaga tingkat standar/tidak berhasil bayar sebesar 0.8% dengan konsep responsible lending.[34]

Masuk triwulan keempat, Modalku sukses salurkan pinjaman modal usaha sejumlah Rp 9,2 triliun untuk UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Pendistribusian pinjaman untuk UMKM di Indonesia capai nyaris Rp 6 triliun atau sekitaran 60%.

Di bulan Oktober 2019, Modalku dengan cara resmi mendapat ijin usaha Perusahaan Penyelenggaraan Service Pinjam Pinjam Uang Berbasiskan Tehnologi Info dari OJK (Kewenangan Jasa Keuangan) dengan surat pertanda berijin KEP-81/D.05/2019.[36] Pada bulan yang serupa, Modalku dipercayai oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai salah satunya partner distribusi Obligasi Negara Retail (ORI) seri ORI016.[37]

Di bulan November 2019, Modalku sukses salurkan pinjaman modal usaha sejumlah Rp 10 triliun ke UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Ini kali Modalku memprioritaskan peluasan capaian dengan salurkan dana ke lebih dari 1,1 juta jumlah transaksi bisnis pinjaman UMKM. Kenaikannya capai 40 kali lipat, dari 25 ribu pinjaman di tahun awalnya.

2020: Kerjasama dan Loyalitas Permodalan Seri C
Memulai tahun 2020, Modalku sukses raih permodalan baru berbentuk debt funding dalam jumlah yang tidak disebut dari Triodos Microfinance Fund dan Triodos Fair Sharing Fund (sisi dari Triodos Investment Manajemen)[39], perusahaan permodalan yang konsentrasi pada inklusi keuangan.[40] Permodalan ini akan menggerakkan Modalku untuk selalu bereksperimen dalam layani keperluan Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM).[41]

Dalam rencana ulang tahunnya yang ke-4, Modalku umumkan pendistribusian pinjaman yang capai Rp 12 triliun sepanjang tahun 2019.[42] Perolehan ini didorong oleh bermacam ide untuk mencapai semakin banyak Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM).[43] Untuk meraihnya, kerjasama jadi kunci. Ini telah dilaksanakan di tahun 2019 dan akan diteruskan di tahun 2020. Bermacam produk dan kerja sama baru dikeluarkan untuk merengkuh semua fragmen UMKM yang berbeda.[44]

Di bulan April 2020, Group Modalku sukses memperoleh loyalitas permodalan Seri C sebesar USD 40 juta (atau sekitaran 625 miliar rupiah).[45] Dana itu akan dipakai untuk merealisasikan misi Modalku dalam mempertingkat inklusi keuangan di Asia Tenggara, dan membuat imbas positif untuk ekonomi bangsa dengan mencapai semakin banyak UMKM.

Sampai akhir Juli 2020, Group Modalku sukses salurkan pinjaman usaha sejumlah Rp 16,08 triliun ke UMKM di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Bila dibanding dengan tahun kemarin, jumlah pinjamannya masih lumayan konstan. Pinjaman itu diteruskan lewat lebih dari 2,empat juta transaksi bisnis pinjaman dan alami perkembangan lebih dari 60% semenjak awalnya tahun 2020

Mode Usaha
Modalku sediakan proses registrasi yang seutuhnya online. Calon peminjam disuruh isi biodata komplet, info usaha, jumlah pinjaman yang diharapkan, dan beberapa document dan neraca keuangan. Sesudah proses registrasi, Modalku akan memilih untuk menyepakati atau menampik tiap aplikasi pinjaman. Modalku mewajibkan beberapa persyaratan untuk peminjam, salah satunya: domisili di wilayah capaian Modalku (Jabodetabek, Bandung, atau Surabaya), berumur 21-60 tahun, dan usaha bekerja sepanjang minimum satu tahun.[47]

Pemberi pinjaman melalui proses registrasi online. Sesudah membuat account di website Modalku, pemberi pinjaman disuruh isi data yang dibutuhkan lalu mentransfer dana deposito pertama. Dengan dana ini, pemberi pinjaman bisa lakukan permodalan ke pinjaman UMKM yang ada di basis Modalku.

Pemberi pinjaman bisa pilih pinjaman yang ingin dia danai berdasar info yang disiapkan situs Modalku berkenaan peminjam dan tipe usaha, jumlah pinjaman yang diperlukan, dan suku bunga pinjaman. Melalui pola ini, pemberi pinjaman memperoleh pengembalian dari bunga.[48]

Produk
Modalku mempunyai dua penawaran produk khusus, yakni Pinjaman UKM[49] dan Invoice Financing.[50] Pinjaman UKM Modalku sebagai pinjaman tanpa jaminan untuk keperluan modal usaha dan peningkatan usaha dengan plafon sampai Rp 2 miliar dan tenor pinjaman sampai 24 bulan, sedang Invoice Financing sediakan dana cepat memakai invoice atau bill konsumen setia yang belum dibayar.[51] Peminjam Modalku dapat memperoleh sampai 80% dari nilai invoice dengan tenor pinjaman 15 – 90 hari.

Di bulan Juni 2017, Modalku umumkan penyeluncuran Merchant Kontan Advance (MCA) untuk menyiapkan pinjaman tanpa jaminan periode pendek dengan proses repayment automatis untuk UMKM underbanked dan merchant online.

Masuk bulan September 2019, Modalku sah mengeluarkan Modal Pasar untuk layani pendanaan untuk beberapa pedagang pasar lokal. Lewat produk ini, pedagang pasar dapat mendapatkan pinjaman usaha sampai Rp 25 juta tanpa jaminan dengan tenor singkat yang bisa disamakan dengan keperluan peminjam.[53]

Pada Desember 2019, Modalku kembali bereksperimen dengan mengeluarkan produk Modal Pegawai dan Modal Tempat tinggal. Modal Pegawai ditujukan untuk perusahaan yang ingin sediakan sarana keuangan ke pegawai. Dengan begitu, mereka masih tetap bisa konsentrasi memulai usahanya. Saat itu, Modal Tempat tinggal dapat dipakai oleh pelaku bisnis property dalam memberinya alternative pendanaan untuk penyewa.[54]

Wabah COVID-19 pada awal tahun 2020 sudah tempatkan industri kesehatan dan wellness jadi pemain inti, hingga kenaikan keperluan Modal Kerja juga tidak terelak. Dengan semangat responsif COVID-19, Modalku datang dengan jalan keluar keuangan berbentuk produk unggulan seperti Modal Supplier, Invoice Financing BPJS, dan Modal Pegawai. Modal Supplier menolong Vendor atau Supplier beberapa alat kesehatan untuk penuhi kontrak pekerjaan yang perlu dituntaskan lebih cepat. Sedang Invoice Financing BPJS sebagai sarana limit credit modal kerja yang dikasih ke rumah sakit untuk percepat pembayaran bill ke BPJS Kesehatan.[55] Modal pegawai jadi produk yang bisa menolong untuk penuhi keperluan beberapa pegawai karyawan klinis atau pegawai yang bekerja di Vendor atau Supplier perlengkapan kesehatan.

Loyalitas Modalku dalam memberikan dukungan performa UMKM di Indonesia kembali ditunjukkan dengan support pada pebisnis online. Sepanjang wabah Covid-19, ada kenaikan jumlah pebisnis online sampai lebih dari 300 ribu. Bukti ini menggerakkan Modalku untuk meluaskan fragmen usahanya lewat pengadaan akses permodalan ke pebisnis online yang jualan di beberapa basis.[57] Support ini bukanlah yang pertama, awalnya Modalku sudah bekerja bersama dengan bermacam basis e-commerce untuk menyiapkan sarana pinjaman pada pedagang online.

Pebisnis online dapat memperoleh pinjaman tanpa jaminan sampai Rp 250 juta dengan periode waktu sampai 12 bulan. Bunga pinjaman yang dikenai rendah, diawali dari 2% /bulan atau 24% /tahun yang bakal ditetapkan berdasar profile resiko dari setiap penjual dengan proses kesepakatan cepat optimal tiga hari kerja sesudah document diperlengkapi.[58]

Modalku terus memberinya support pada dua bidang penting, terutamanya sepanjang wabah Covid-19, yaitu sarana kesehatan (Faskes) lewat kerja sama Tubuh Pelaksana Agunan Sosial (BPJS) dan penyuplai alat kesehatan. Lewat sarana pinjaman untuk memperlancar cash flow, penyuplai alat kesehatan bisa penuhi keinginan alat kesehatan yang tetap bertambah. Sampai sekarang ini, keseluruhan pendistribusian pendanaan Group Modalku pada bidang kesehatan ialah sekitaran Rp 100 Miliar.[59]

Rekanan Kerja
Semenjak tahun 2016, Modalku mulai merajut kerja sama dengan beberapa perusahaan perdagangan electronic (e-commerce) Indonesia untuk menyiapkan pinjaman modal usaha untuk usaha merchant online, salah satunya lewat program Partner Toppers di Tokopedia[60]. Pada bulan Desember 2018, Modalku dan Tokopedia umumkan Saldo Fokus, sarana pinjaman dengan arah membuat lancar cash flow merchant online. Dengan Saldo Fokus, penjual Tokopedia bisa terima dana dari muka untuk memulai usaha tak perlu menanti verifikasi order dari konsumen.[61] Modalku dan Tokopedia kembali bekerjasama dengan mengeluarkan service Modal Toko pada bulan Juli 2019. Dengan service ini, penjual Tokopedia dapat memperoleh pinjaman modal sampai Rp 300 juta yang bisa diambil kapan pun dan berapapun sama sesuai keperluan sampai batasan limit credit.[62] Modalku bekerja bersama dengan Bukalapak, lewat feature BukaModal dan bersama Lazada.[64]

Ide lain Modalku di tahun 2016 ialah jalankan kesepakatan kustodian bersama dengan Bank Sinarmas supaya dana pemberi pinjaman Modalku semakin aman dan terbuka.[65] Sebagai kustodian, Bank Sinarmas jadi faksi ke-3  yang memuat dana pemberi pinjaman untuk pelindungan customer. Modalku ialah basis P2P lending pertama di Indonesia yang menerapkan kesepakatan bank kustodian.[66]

Mendekati Hari Kemerdekaan 2017, Modalku umumkan kerja-sama dengan perusahaan rintisan pertanian TaniHub untuk memberinya pinjaman usaha untuk petani, nelayan, dan peternak yang tercatat di basis TaniHub.[67]

Di bulan November 2018, Modalku tanda-tangani kerja-sama dengan Askrindo (Asuransi Credit Indonesia).[68]

Di bulan September 2019, Modalku mengawali kerja-sama dengan Zilingo[69] untuk memberinya jalan keluar permodalan untuk beberapa merchant online lewat proses digital yang efektif. Masih pada bulan yang serupa, Modalku merajut kerja-sama dengan PT BPR Varia Centralartha (Bank Varia), PT BPR Bekasi Binatanjung Makmur (BPR BBTM), dan PT BPR Sukawati Pancakanti (BPR Kanti). Kerja-sama ini berupa Gabung Financing atau permodalan bersama. Ke-4 faksi bersama kumpulkan dana untuk mengongkosi peminjam UMKM.[70]

Masuk Oktober 2019, Modalku bersama Golden Gate Ventures pimpin permodalan seri A sebesar beberapa puluh miliar rupiah pada Paper.id, perusahaan startup Software as a Servis (Saas). Dana itu akan dipakai untuk meningkatkan produknya agar menolong juta-an UMKM di Indonesia. Disamping itu, Paper.id bekerja bersama dengan Modalku lewat penyeluncuran service Paper Finance Solution. Service ini diharap jadi jembatan di antara aktor UMKM dan instansi keuangan dalam soal pendistribusian dana yang aman dan terbuka.[71]

Di bulan April 2020, Modalku bekerjasama dengan Tubuh Pelaksana Agunan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam ‘Konfirmasi Data Pendanaan Servis Kesehatan’.[72] Kerjasama ini sebagai bentuk support pada kenaikan servis kesehatan warga dengan membuat cash flow yang lancar pada sarana kesehatan. Pasti support ini benar-benar diperlukan di tengah-tengah wabah COVID-19.[73]

Prestasi dan Penghargaan
Di bulan Juli 2017, CB Insights, perusahaan yang beroperasi di sektor penelitian industri startup, umumkan jika Modalku menjadi satu diantara perusahaan yang masuk ke “Financial technology 250”, yakni daftar beberapa perusahaan terbaik dalam dunia yang lakukan inovasi pengembangan di sektor tehnologi keuangan.[74] Modalku ialah salah satu perusahaan P2P lending teritori Asia Tenggara yang masuk daftar ini[75]. Di tahun 2018, Modalku kembali masuk “Financial technology 250” sepanjang tahun ke-2  beruntun.[76]

Pada tanggal 28 September 2017, Modalku memenangi Global SME Excellence Award pada acara ITU Telecom World 2017 yang diselenggarakan di Busan, Korea Selatan.[77] ITU Telecom ialah sisi dari International Telecommunication Union (ITU), salah satunya tubuh organisasi Federasi Bangsa-Bangsa (PBB) untuk tehnologi komunikasi dan info.[78] Penghargaan Global SME Excellence Award diberi untuk startup yang sediakan jalan keluar tehnologi komunikasi dan info paling inovatif untuk persoalan sosial dalam masyarakat.[79] Modalku ialah startup Indonesia pertama yang sempat memenangi Global SME Excellence Award.[80]

Reynold Wijaya dan Iwan Kurniawan, sebagai CEO dan COO Modalku, dipilih dalam perincian Forbes 30 Under 30 Asia 2018.[81] Daftar Forbes ini tampilkan 300 inovator, pimpinan, dan pebisnis muda terbaik di dalam 10 kelompok yang lain. Modalku masuk ke kelompok Keuangan dan Modal Ventura, dan jadi salah satu perusahaan FinTech dari Indonesia yang masuk ke daftar ini.[82]

Di bulan November 2018, Modalku jadi salah satu perusahaan P2P lending di Asia Tenggara yang masuk daftar “The Fintech100”. Daftar ini menyoroti 100 perusahaan tehnologi keuangan yang paling inovatif di penjuru dunia dan dipublikasikan oleh KPMG dan H2 Ventures. Pada bulan yang serupa, Modalku memenangi Mikro Enterprise Financial technology Innovation Challenge yang diadakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *